Juni 2012 tahun lalu, PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyumbang mesin
diesel ke beberapa sekolah, lembaga pendidikan dan pelatihan di
berbagai daerah di Indonesia. Sumbangan tersebut bertujuan agar mesin -
mesin tersebut dapat dijadikan media pembelajaran dan pelatihan untuk
kemajuan pendidikan di Indonesia.
Isuzu Indonesia memberikan sumbangan mesin tipe 4JA1 kepada 4 lembaga
pendidikan yaitu, SMKN 2 Wonosari, SMK Leonardo Klaten, SMKN1 Bekasi
Barat, dan SMKN 5 Surakarta.
"Kami berharap sumbangan ini benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan
sumber daya manusia, terutama anak-anak sekolah SMK. Karenanya kami
sangat memperhatikan pengembangan pendidikan dan potensi untuk anak-anak
Indonesia," ujar Rodko Purba, Service Dept Head IAMI di sela-sela Isuzu
Technical Skills Competition (ITSC) di Isuzu Training Center, Bekasi,
Jawa Barat, Kamis (07/06).
Selain memberikan mesin diesel, Isuzu mengajak siswa-siswa SMK untuk
melihat langsung Isuzu Technical Skills Competition. Para pelajar
diberikan kesempatan menyaksikan langsung bagaimana mekanik Isuzu
bekerja, sekaligus mempelajari bagaimana teknisi menangani mesin diesel.
"Kami rutin mengundang mereka (siswa SK) dari berbagai sekolah untuk
ikut dalam kegiatan teknis yang Isuzu lakukan. Sebab ke depannya, begitu
mereka lulus, bukan tak mungkin mereka akan bekerja menjadi mekanik
atau teknisi Isuzu," tandas Rodko.
Kontes Teknisi Isuzu
Sementara itu, acara tahunan Isuzu Technical Skills Competition kembali
digelar di Isuzu Training Center Bekasi. Kontes tersebut bertujuan untuk
menguji kemampuan teknis para mekanik dan meningkatkan pelayan purna
jual.
"Kehandalan mekanik dan partman memiliki kontribusi penting untuk
meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, demi terciptanya loyalitas
kepada produk Isuzu," kata Rodko.
"Pemenang dari lomba ini akan mengikuti ajang serupa bertaraf
internasional. Dan yang membanggakan, Indonesia kerap masuk tiga besar
dunia. Setiap tahun jumlah peserta dan negara terus bertambah. Tahun ini
kalau tidak salah ada 25 negara, termasuk yang baru ikut dari Amerika
Serikat dan negara dari Amerika Latin," lanjut Rodko.
Menurut Rodko, mekanik Indonesia tidak kalah dengan teknisi luar negeri.
Bahkan mekanik-mekanik Isuzu Indonesia sudah diakui di level
International dengan diraihnya peringkat tiga besar dalam Isuzu
Technical World Competition, ajang pertemuan mekanik Isuzu seluruh
dunia, dalam tiga tahun berturut - turut.
Isuzu Technical Skill Contest 2012 diikuti 700 mekanik dan partman Isuzu
seluruh Indonesia. Setelah diseleksi awal di area masing -masing,
hasilnya sebanyak 5 orang field advisor, 10 orang group leader dan
mekanik, 5 orang partman, 5 tim Quality Control Circle dan 5 orang
Suggestion System berlaga di ajang ITSC nasional ini.
ITSC mempertandingkan beberapa kategori, Group Leader & Mekanik ,
meliputi tes Teori, Engine Test dan Unit Checking, Service Advisor,
meliputi Test Teori, Presentation, and Role Play, Parts Man, meliputi
tes Teori, Post Test dan Cepat Tepat, Quality Control Circle meliputi
tes Implementation, Presentation, and Booth Show dan Suggestion System
meliputi tes Implementation, Presentation dan Booth Show.
Berikut adalah nama-nama pemenang ITSC 2012:
Group Leader & Mekanik
Juara 1 : Dodi Hariyanto & Dwi Asmoro - Astra Isuzu Solo
Juara 2 : Mohammad As'ad & Susilo - Astra Isuzu Waru Surabaya
Juara 3 : Ranianto & Arwin - Astra Isuzu Makassar
Service Advisor
Juara 1 : Hidayat Alwi - ASCO Pasar Minggu Jakarta
Juara 2 : Don Airlangga - Astra Isuzu Kombes Duryat Surabaya
Juara 3 : Gin Gin Ginanjar - ASCO Wastukencana, Bandung
Parts Man
Juara 1 : Jumadi - Astra Isuzu Yogyakarta
Juara 2 : Agus Purnomo - Astra Isuzu Banjarmasin
Juara 3 : Hengky Setiawan - Astra Isuzu Kombes Duryat Surabaya
Quality Control Circle
Juara 1 : QCC One Way - ASCO Pasar Minggu Jakarta
Juara 2 : QCC Tunas Pramuka - Astra Isuzu Pramuka Jakarta
Juara 3 : QCC Blitz - ASCO Bekasi
Suggestion System
Juara 1 : Hariyanto - Astra Isuzu Denpasar
Juara 2 : Terry Anugrah - Astra Isuzu Bandung
Juara 3 : Nurcholik - Astra Isuzu Pramuka Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar